Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Kusnadi Chahyono -
Kusnadi Chahyono -

Yamaha Scorpio Street Tracker Obat Frustasi

Ricky Setiawan -
Yamaha Scorpio Street Tracker Obat Frustasi

DEPOK (Jackbiker)–Efendy, pemilk Yamaha Scorpio 225 nyaris frustasi Jack, lantaran beberapa kali memodifikasi sepeda motor kesayangannya tanpa membuahkan hasil yang sesuai dengan harapan Efendy. Bahkan beberapa bengkel modifikasipun sudahIa sambangi namun tetap tidak sesuai dengan harapan.

Beruntung Efendy menemukan bengkel modifikasi Diwa Creative Studio di bilangan Cimanggis Depok, di bengkel yang dikomandoi oleh Wahyu Diwa, Antonius mengutarakan keinginannya.

“Saat datang ke bengkel, motornya dalam keadaan mengenaskan Jack, model dan konsepnya tidak jelas. Saat datang menemui saya, pemiliknya minta konsep dasarnya tracker tapi bisa nyaman buat harian, jadilah Yamaha Scorpio street tracker,” jelas wahyu Diwa.

Mendapat permintaan seperti yang diutarakan oleh Efendy, Wahyu tidak merasa keberatan, karena Diwa Creative Studio sudah menjadi langganan untuk memodifikasi motor berbagai macam konsep.

Untuk mendapatkan hasil sesuai yang diinginkan oleh pemilik, Wahyu Diwa mengganti velg yang awalnya cast wheel dengan velg model jari-jari dengan ring 18 di bagian depan dan 17 di bagian belakang. Menyesuaikan karakter velg, ban Swallow SB 135 disematkan pada velg.

Perubahan tidak hanya di bagian itu saja Jack, Peredam kejut pun di ganti dengan disk hal itu menyesuakan penggunaan sok depan model upside-down milik Aprilia, lantaran modelnya menggunakan double disk, maka diwa membuat ulang tromol depan agar bisa mencekeram disk depan dengan menggabungkan 2 tromol menjadi satu.

Menyesuaikan karakter motor, tangki bahan bakar dibuat ulang menggunakan bahan plat galvanis 1,2mm, begitu juga tutup aki dibuat dengan bahan yang sama.

“Lampu dan aksesori di pilih minimalis agar kesan simple bisa tercapai, untuk sektor kemudi buatan renthal agar semakin terlihat kokoh. Sasis di buat datar dan dipitong 15 cm, di buat dual shok menggunakan bawaan bajaj pulsar,” terang Wahyu.

“Pewarnaan dipilih warna hijau metalik di labur varnish sickens menambah elegan, pengerjaaan memakan waktu 2 bulan dengan biaya Rp 16 juta, ini lah hasilnya Scorpio neo street tracker siap melaju dengan new journey,” bangga Wahyu Diwa.[Jack/Ric]

Bengkel: Diwa Creative Studio Permata Arcadia Blok H10, Cimanggis, Depok SMS / Whatsup 0815 96 44 338

SPESIFIKASI
Ban swallow 212 18 -400
Knalpot diwa kustom
Jok diwa kustom
Spion retro
Stang custom
Tank,hornet Custom
Hand grip custom
Foot step custom scorpio
Head lamp diwa custom

Hmm Oom Jack, no komen aja ah !
Komentar
  1. kira kira habis berapa gans ?

  2. achmad choirudin

    tanya, mega pro 2010, di buat street tracker / jap style , biaya habis berapa ?
    hp : 085233111300


*