Ricky Setiawan -
Kusnadi Chahyono -
Kusnadi Chahyono -
Kusnadi Chahyono -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -

Rawat Vespa Jadul, Biar Tetap Gaul

Hanggi Martyas Laksono -
Rawat Vespa Jadul, Biar Tetap Gaul

JAKARTA (JackBiker) – Jack, miara Vespa itu susah-susah gampang. Karakter yang berbeda dengan motor jenis sport dan bebek, harus ada perhatian terutama di bagian kaki-kaki yang unik karena konstruksi mesin digunakan juga sebagai lengan ayun.

Kesempurnaan kaki-kaki patut menjadi perhatian agar Vespa ketika diajak riding kestabilan tetap terjaga. Artinya motor tetap nyaman dikendarai tanpa ada efek limbung.

Nah, Hery Z Purnama, salah satu anggota VKC (vespa Karawang Club) kasih sedikit pencerahan. Vespa bisa stabil ketika diajak riding karena tipe suspensi yang aplikasi model monosok. “Monosoknya depan dan belakang, selain itu ukuran ban yang punya diameter kecil juga berpengaruh yang ditunjang oleh bodi gambot sehingga kestabilan motor bisa tetap terjaga,” bilang pria yang aktif ikut balapan Vespa.

Tapi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar kestabilan motor yang dibikin oleh Enrico Piaggio ini bisa tetap stabil.

Seperti yang pernah dialami oleh Handaru Ridqian Oktantio, Pria yang setiap hari seliweran menggunakan Vespa Super tahun 1973 ini pernah merasakan goyang pada bagian ban depannya. Karena ban depannya goyang sehingga motor tidak nyaman ketika dikendarai.

Setelah dicek, ternyata as ayunnya kondisinya sudah tidak baik lagi. “Jika terus dipaksakan bisa berakibat fatal dan akan merambat ke komponen yang lain. Seperti merambat pada laher kepala babi jika pada Vespa Super dan kalau Vespa PX dan Excel maka akan merambat ke laher tromol,” beber Anto Adianto mekanik dari TMR Scooter, Purwakarta.

Di pasaran harga as ayun yang beradar beragam, “Tapi saya sering pakai yang harganya Rp 125 ribu untuk Vespa PX dan Ecxel dan Rp 85 ribu untuk Vespa Super,” tambah mekanik berkulit hitam manis ini.

Kejadian lain juga pernah dirasakan oleh Ikhsan anggota klub VOC (Vespa Oesoeb Club) Jakarta. Doi pernah merasakan Vespa kesayangannya tidak stabil dan limbung. Padahal setelah dicek pada bagian kaki-kaki, semuanya baik. Ternyata ketika dicek pada bagian bodi, dek, tulang buaya tengahnya keropos, Jack.

“Nah, kalau kejadiannya seperti itu. bodi pada bagian bawah harus ditambal atau dilas, ada baiknya jika sudah seperti itu sekalian dengan mengecat ulang bodi Vespa. Pasalnya walaupun hanya menambal pada bagian bawah bodi, mesin tetap harus dipisahkan dari bodi dan jangan biarkan berlarut lama. Karena akan berakibat pada kerusakan bodi dan dampak fatalnya bodi motor bisa belah.” beber Wahyudin Tata, mekanik dari JJ Vespa.

Kasus lainnya juga pernah dialami oleh tungganagan mekanik yang baru menikah ini, doi punya pengalaman motornya oleng ketika diajak riding. Ketika di cek ternyata karet bodi yang menempel pada bagian mesin kondisinya sudah tidak baik.

“Ketika mengganti karet bodi ini, ritual yang dijalani lumayan ribet, Jack. Mesin harus diturunkan. Jadi ada baiknya ketika mengganti karet bodi dibarengi juga dengan mengecek karet mounting yang berada di dudukan atas sokbreker, dan karet sokbereker,” kata mekanik ramah ini.

Karet bodi, mounting dan sokbreker ini dipasaran harganya tidak terlalu mahal. Seperti karet bodi yang dilego hanya Rp 35 ribu, karet mounting Rp 35 ribu dan karet sokbreker Rp 10 ribu.

Nah, ada perilaku skuteris yang kadang kurang teliti ketika mengganti ban kala ban ‘si semok’ bocor. “biasanya sering lupa memasang paku pengunci pada baut roda, sebenernya sih sepele tapi jika baut rodanya sudah aus, ada kemungkinan ban ban terlepas dengan sendirinya,” wanti Tata sapaan akrab Wahyudin.

Selain itu, perilaku riding juga harus diperhatikan. Apalagi musim hujan seperti saat ini yang mengakibatkan jalanan berlubang. “Apalagi lampu depan Vespa yang kurang terang, dan jarak penerangan yang dekat mengakibatkan gejala ‘nyemplung’ lubang sangat besar,” Tutup Pria yang fasih berbahasa Sunda halus. [Jack/Hml]

Motor tua harus teliti perawatannya, Jack!!!
Komentar
  1. Mohon pencerahan mas, as roda depan (exclusive) termakan laker roda, apakah saya harus ganti as roda saja ato 1 set as roda dan as ayun sbb ditoko ada 2 macam sparepart spt itu

  2. as agan saya mu nanya,,kenapa ya ban depan mtr vespa super saya gk lurus,,padahal spakbor baru,,pas di pasang ke dudukannya,ban ma spakbor gk nyenter tolong paktornya dri mn agan,terimakasih.

  3. Chilip

    Mas roda blakang saya gg center , dengan body , lebih condong ke kanan ke mesin. Kenapa itu ya mas?


*