Ricky Setiawan -
Kusnadi Chahyono -
Kusnadi Chahyono -
Kusnadi Chahyono -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -
Ricky Setiawan -

Begini Cara Kerja Sepeda Motor Penggerak Dua Roda (2×2)

Wisnu Guntoro Adi -
Begini Cara Kerja Sepeda Motor Penggerak Dua Roda (2×2)

JAKARTA (JackBiker) — Sejak Oom Jack memberitakan tentang sepeda motor off-road penggerak dua roda, atau 2×2, atau AWD (All-Wheel Drive), banyak sahabat bertanya tentang mekanisme kerja pada sistem penggerak tersebut.

Pasalnya, ketika Oom Jack memunculkan berita tentang Caterham Brutus 750 para sahabat banyak yang garuk kepala. Lalu, mereka semakin pusing manakala Oom Jack mengupas Christini AWD 300. Ya, kedua motor itu sama-sama menggunakan sistem penggerak dua roda alias 2×2.

Kebanyakan dari sahabat bingung dengan cara kerja penggerak 2×2 pada sepeda motor. Sebagian kurang paham karena pada sepeda motor 2×2 tidak terlihat adanya transfer case seperti pada mobil 4×4.

Oom Jack sendiri masih bingung. tapi bukan bingung tentang sistem kerja 2×2 pada sepeda motor. Oom Jack bingung karena Caterham mengklaim sebagai merek pertama yang mengusung teknologi gerak dua roda pada sepeda motor. Sementara Christini mengaku telah mematenkan sistem gerak roda pada motor-motor trail buatannya.

Tapi sudahlah. Terpenting sekarang Oom Jack akan menjelaskan mekanisme kerja sistem penggerak dua roda (2×2) pada sepeda motor. Untuk memecahkan keingintahuan sahabat, maka Oom Jack merujuk pada teknologi AWD yang diterapkan Christini.

Pada dasarnya sistem AWD merupakan proses mekanikal untuk mentransfer tenaga dari transmisi sepeda motor ke roda depan melalui serangkaian rantai dan poros. Dalam hal ini Christini tidak menggunakan energi hidrolik.

Sistem kerja semua mekanikal ringan pada AWD sepeda motor mirip dengan yang berlaku pada mobil penggerak empat roda. Pada sistem AWD roda depan berputar lebih rendah dari kecepatan puter roda belakang. Umumnya, perputaran roda depan hanya 80 persen dari roda belakang.

Ketika mendapat traksi maksimal maka roda belakang akan berputar lebih cepat dari roda depan bersistem AWD. Nah, ketika terjadi kondisi sepeti itu kopling satu arah yang menjadi penghubung roda depan akan memberikan pergerakan bebas kepada roda depan.

Intinya, sistem AWD secara efektif berada dalam kondisi pasif. Meskipun sistem AWD sudah bergerak, tidak sepenuhnya mentransfer daya ke roda depan. Ketika roda belakang kehilangan traksi (cengkraman) maka drive ratio akan mengubah agar roda depan melakukan putaran cepat. Sistem AWD akan terus bekerja mentransfer daya ke roda depan sampai roda belakang kembali menemukan traksi.

Untuk membayangkan, lihatlah pergerakan roda depan sepeda ketika menuruni bukit. Dalam kondisi tersebut memengaruhi adalah gaya gravitasi. Dengan kata lain, secepat apapun kita mengayuh kecepatan luncur sepeda akan lebih cepat. Namun ketika kita sudah sampai di bawah bukit dan mengurangi kecepatan, di saat itulah kita membutuhkan tenaga kembali untuk mengayuh pedal. [Jack/GRG]

Christini_AWD_01

Gbr 1: Tenaga tersalur melalui rantai dari sproket poros sekunder yang menghubungkan dengan gearbox yang ada di dalam rangka.

Christini_AWD_02

Gbr 2: Tenaga dikonversi oleh drive shaft yang terletak di bawah tangki bahan bakar.

Christini_AWD_03

Gbr 3: Gerigi-gerigi pengubah gaya putar poros ditempatkan pada bagian bawah segitiga pengikat fork (lower triple clamp).

Christini_AWD_04

Gbr 4: Di dalam lower triple clamp terdapat rantai kecil dan sistem sproket yang mendorong dua drive shaft kotra-putaran.

Christini_AWD_05

Gbr 5: Drive shaft yang ada di depan suspensi teleskopik dibungkus lapisan khusus dan dimasukkan bearing roda. Dengan begitu akan terjadi mekanisme kontra berputar untuk menghilangkan efek torsi.

Christini_AWD_06

Gbr 6: Sistem AWD di roda depan dilengkapi kopling satu arah yang memungkinkan roda mentransfer tenaga yang dibutuhkan, dan roda bebas ketika tidak digunakan.

 

Kalau masih belum paham, baca bareng sama mekanik, aja... Biar dijelasin langsung, Jack!
Komentar
  1. syarief budi setiawa

    om lokasi dimana ?? saya mau memahami lebih rinci lagi dong tentang penggerak 2 roda nya…. saya tertarik sekali tentang penggerak 2 roda nya om, lumayan om referensi buat modif modif motor nanti… terima kasih sebelumnya om….

  2. Salam sukses Om jack,sy punya keinginan sekali mau modif bikin motor roda 4 tetapi kemampuan skillnya nggk ada dan beruntung sekali dpt artikel dr om jack.mau tanya info alamat bengkel atau lapak nya dimana ?

  3. Halid bajri

    Om, sa ya tertarik dngn sistem ini,harus kmn saya klo mau sistem awd, ada no kontak mekaniknya.


*